Home > Opini Bangsa > Terlambat

Terlambat

Ku kenal engkau disaat engkau dalam sepinya kesendirian
Terlalu jauh jarak yang memisahkan kita
Tanpa daya ku tuk menggapai engkau
Terkungkung di dalam ketidakberdayaan suatu otoritas
Hanya suara yang menemani rasa kangenku

Menghilang diriku tanpa asa yang pasti dan tanpa rasa bersalah yang mengintimidasi
Bertahun tahun aku tenggelam dalam suatu rutinitas yang menyita seluruh waktuku mencoba tuk melupakan keberadaanmu
Namun tak sanggup ku jalani langkahku
Suatu langkah yang teramat bodoh

Kembali ku muncul ke permukaan
Kabar petir menggelegar menyambar lubang telingaku
Sengatan yang menusuk sampai ke jantung hati
Terlalu lama aku tenggelam dan terlalu terlambat untuk muncul ke permukaan

Aku merasa seperti benalu dalam kehidupanmu
Aku seperti onak duri yang menusuk setiap segi kehidupanmu
Akankah aku dapat bertahan melihat kehidupanmu
Dapatkah aku tetap stay cool melihat engkau
Especially for
Magdawati Arimbi

Categories: Opini Bangsa
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: